Pages

Assalamualaykum

Kuda Berlari

Photobucket

Jumat, 15 Mei 2015

Disaat, Dimana, Ketika Tuhan Tak Dapat Dimengerti



Assalamualaykum....
Salam sejahtera untuk kita semua...
Semoga Tuhan selalu Memberkatimu....

Sahabat, Dunia ini luas, begitu banyak warna yang terlena di luar sana. kebahagiaan dan kesengsaraan bercampur dalam perbedaan setiap manusia. segala proses telah hadir dalam lukisan Karya Tuhan di alam semesta ini. tahukah sahabat, bahwa semua yang datang pada diri kita adalah dari-Nya? Tuhan dari segala Tuhan, Raja dari segala Raja, dan Penguasa alam semesta ini. 

Mungkinkah sahabat pernah mendengar sebuah cerita atau bahkan pernah melihat langsung kejadian seseorang yang kecewa, pesimis dengan hidupnya, dan tidak memiliki semangat? mungkin jawabannya adalah :" Sering." terutama dari kalangan remaja-remaja yang sedang patah hati, memiliki permasalahan yang menurutnya ia tak mampu untuk menyelesaikannya. Luar biasa....


Sahabat, tahukah kalian? bahwa manusia itu seperti butiran pasir dimata Tuhan?. Dengan sekali tiupan saja, bisa habis kita menjadi angin. Dengan sekali genggaman-Nya, kita sudah musnah tanpa tersisa. Puji Tuhan...

Sahabat, ada hal yang perlu sahabat ketahui. mungkin sahabat pernah mendengar istilah :" Disaat, Dimana, Ketika Tuhan tak Dapat Dimengerti." apakah maksud ungkapan tersebut?. seandainya sahabat berhadapan dengan dua pilihan yang sangat membingungkan, apa yang sahabat lakukan? mungkin sahabat akan bertanya kepada Tuhan untuk memantapkan hati atau kepada rekan, sahabat dan teman lainnya. Namun, disaat pilihan sahabat ternyata salah, apakah sahabat menyalahkan diri sendiri atau menyalahkan Tuhan? dimana sahabat sudah meminta kepada Tuhan untuk memberikan suatu petunjuk, namun ternyata pilihan sahabat berdampak tidak baik bahkan merugikan sahabat sendiri pada waktu itu. apa yang sahabat fikirkan? nah, disinilah pernyataan tadi mulai dimengerti. Disaat, Dimana, Ketika Tuhan tak Dapat dimengerti."

Sebenarnya hidup ini adalah bagian permainan Tuhan, bagian dari Karya Cipta Tuhan. Kita adalah pemain yang memerankan sebuah cerita suka maupun duka, pahlawan atau musuh adalah pilihan. Tuhan sebagai pencipta dan sutradara yang melihat dan menilai proses tingkah laku dalam peran yang kita mainkan saat ini di Dunia ini. Apapun yang datang kepada kita, percayalah bahwasanya itulah yang terbaik bagi kita. masalah apapun adalah baik bagi kita. percayakan semuanya kepada-Nya, tatkala kita menghadapi segala bentuk permasalahan yang menurut kita itu merugikan, maka yakinlah bahwasanya segala pertanyaan-pertanyaan yang membutuhkan jawaban sebagai solusi dalam permasalahan tersebut adalah dengan meminta kepada-Nya, berserah diri kepada-Nya, dan yakin bahwa Dia akan menolong kita, layaknya Bapa yang menolong Anak-Nya atau Allah yang menolong hamba-Nya.

Sahabat harus selalu bersyukur, kapanpun, dimanapun,sesuai ajaran agama masing-masing untuk selalu berfikir positif kepada-Nya. sebenarnya ungkapan tentang :" Disaat, Dimana, Ketika Tuhan tak Dapat Dimengerti." adalah jika sahabat memiliki suatu masalah, terimalah dengan senyuman. doakan mereka yang menyakitimu, supaya Tuhan memberikan ampun kepada mereka. senyumlah kepada mereka yang menatapmu dengan kebencian, bahagialah saat semua telah hilang darimu. hidup itu penuh kejutan dari Tuhan, apapun bentuknya, semua datang dari-Nya, maka tersenyumlah karena Dia masih melihatmu.

Bersyukur dan Bersyukur..... Menerima semua yang telah datang, berfikir positif selalu tentang-Nya. karena semua yang datang dari-Nya, pasti memiliki maksud. bersyukur.... 

"Awali Nafasmu dengan Senyuman, Satukan Fikiran dan Hati kepada-Nya"
~BERSYUKUR~

Jumat, 08 Mei 2015

Permata yang Rapuh

Wanita seperti Permata Amethist

Wanita adalah mahluk Tuhan yang sangat membutuhkan perhatian dari lelaki, meskipun mereka memiliki banyak kemauan yang terkadang cenderung dari pemikirannya. karena perasaannya yang dominan kuat, mengakibatkan hatinya yang peka dan sensitif. Permata Amethyst atau orang Indonesia menyebutnya dengan istilah Kecubung adalah batu kelas permata yang paling rendah diantara permata yang lainnya seperti Emerald, Ruby bahkan Diamond. tetapi, dalam hal kecantikan dan keindahannya tidak kalah dengan permata lainnya. karena memiliki warna yang elegan, sehingga banyak diminati oleh banyak kalangan. 

mungkin untuk saat ini, banyak sekali wanita yang kuat hatinya, kuat mentalnya, kuat sikapnya. namun, tetap saja mereka adalah mahluk Tuhan yang memiliki rasa paling kuat jika dibanding dengan laki-laki. dalam menyikapi wanitapun tidak sembarangan. karena ibarat batu permata kecubung, perawatannya pun harus ekstra hati-hati. seperti pengalaman penulis sendiri he he. sahabat, mungkin jika sahabat memiliki pasangan atau istilah sekarang Gebetan, mungkin sahabat sudah merasakan betawa cerewetnya mereka, betapa peritungannya mereka, betapa mudah sedih, galau, atau bahkan seringkali marah-marah tanpa sebab yang jelas. mudah tersinggung, manja dan banyak sekali sikapnya yang membuat kita terkadang sampai malas untuk menuruti permintaan sang kekasih. bener nggak nih? he he

so..simple aja, jika seandainya kita mau berusaha yang terbaik sesuai apa yang diharapkan oleh pasangan kita dalam tanda kutip saling bermanfaat untuk sesama, maka semua akan fine-fine aja kok. 

 

Mungkin sahabat pernah kan menghadapi situasi yang benar-benar sulit untuk bertindak, saat wanita sedang marah? pasti pernah donk... wajar aja, wanita adalah mahluk yang sensitif. Jika seandainya sahabat sedang menghadapi wanita saat dia sedang emosi (marah), diam saja dan dengarkan. senyumlah sedikit untuk menjadi pendengar yang baik, tunggulah api tersebut sampai benar-benar menjadi kecil bahkan bisa hilang secepatnya. barulah sahabat masuk kedalamnya dan meminta maaf secara perlahan. semua itu mudah, jika sahabat sebagai lelaki menggunakan pemikiran sebagai landasan untuk bertindak dan hati untuk merasakan tindakan sahabat. 

Jagalah permatamu, rawatlah dengan sangat hati-hati. karena jika kamu menyia-nyiakannya, maka masih banyak orang yang ingin memilikinya.

Sabar tapi pasti

Seorang laki-laki tidak dihargai dari air matanya, tetapi dari tetesan keringat dan setiap kata dari lidahnya
Wanita mengeluarkan air mata bukan berarti mereka lemah, tetapi hanya saja tak ada laki-laki yang melindunginya

Selasa, 05 Mei 2015

For Me And For You

~Untukku dan Untukmu~


Semua orang berhak mencintai dan dicintai oleh sesamnya. meskipun mencintai dalam konteks pertemanan, keluarga dan siapapun yang dicintainya, maka disitulah perjuangan kadang diperlukan. seorang laki-laki yang mencintai seorang peremupuan, akan segenap tenaga untuk memperjuangkan yang terbaik untuk kekasihnya meskipun dia sendiri akan terluka olehnya. 

sebuah hubungan yang memiliki makna kasih, bukan berarti tiada duka didalamnya.segala proses hubungan yang sedang berjalan, akan mengalami yang namanya "COBAAN". disetiap cobaan, kadang setiap orang akan berbeda penyikapannya. ada yang seolah galau menggalau, atau bersikap dewasa untuk menghadapinya. seorang yang sudah dianggap istimewa adalah seseorang yang ingin sekali kita untuk memperjuangkan agar dia tampak senang disetiap waktu, ceria disetiap detik, bahkan tersenyum dalam tidurnya. 

 Tersenyum selalu, bukanlah makna yang harus dijabarkan dengan sebuah pengorbanan perasaan. namun, tersenyum dalam hati adalah sebuah perasaan yang terungkap melalui perbuatan yang saling melengkapi, bermanfaat bagi sesamanya. bukan sebaliknya, kita berusaha mati-matian untuk berusaha yang lebih baik, sedangkan si dia malah mengabaikan kita bahkan dia malah pergi meninggalkan kita. itu bukanlah perjuangan bersama. karena, dalam sebuah hubungan yang memiliki kasih sayang, akan menciptakan sesuatu yang harmonis, saling melengkapi dan saling berusaha supaya bermanfaat bagi sesamanya, bagi pasangannya. oleh karena itu, jika sahabat memiliki kekasih atau teman, berusahalah untuk mengerti dan dimengerti. untuk dimengerti, maka ketahuilah bahwasanya proses pengertian akan muncul jika sahabat, sudah mengetahui kualitas sahabat sendiri. dalam maksud lain yaitu "sahabat sadar bahwasanya sahabat sudah melakukan sesuatu yang terbaik, tidak membuat sesuatu yang mengecewakan, sehingga sahabat tahu bahwasanya sahabat perlu sebuah penghargaan yaitu hubungan timbal balik.

Jika sahabat pernah tahu, istilah "seorang tidak akan pernah bisa menghargai diri, tanpa menghargai dirinya terlebih dahulu, atau dia tidak tahu harga dirinya? atau lebih buruk lagi dia tidak punya harga diri dan tidak tahu malu." kata-kata tersebut adalah sebuah anggapan agar kita sendiri lebih berusaha sebelum menyuruh orang lain berusaha. Tapi, semua itu butuh proses FOKUS, DISIPLIN DAN LOYALITAS.

Janganlah sahabat tersenyum diantara kesedihan, melainkan senyumlah diantara orang-orang yang tersenyum. janganlah bersedih diantara orang-orang yang bersedih, tapi renungkan dan abaikan kesedihan tersebut. Jika sahabat tidak menemukan sesuatu yang sahabat inginkan, maka carilah yang lain, karena Dunia itu luas, masih banyak kebahagiaan di luar sana jika sahabat tahu.

Hiduplah dengan memiliki makna dan tujuan, berjuanglah untuk berusaha untuk yang lebih baik dengan belajar untuk mengerti diri kita sendiri dan untuk mengerti orang lain. semua kebaikan untuk kita dan untuk orang lain. 

Semoga, tulisan ini bermanfaat bagi semua dan lebih memahami arti senyuman For Me and For You.


Percayalah, bahwa berteman demi kebaikan bersama, bermanfaat bersama, tidak merugikan salah satu pihak itu sangat menyenangkan. semuanya berawal dari senyuman dan kebaikan. belajar untuk merubah kehidupan yang lebih baik For Me and For You

~I'm Taller, Stronger, and Then Better Before~


Senin, 04 Mei 2015

Mengenal Tuhan (Kekuatan Spiritual)


~ Mengenal Tuhan ~

Semua Agama memiliki jawaban yang menurut masing-masing Agama tersebut adalah benar, tentang persoalan KeTuhanan. ada yang memiliki nama Tuhan Allah, Sang Hyang Widi, Gusti Allah dan lain-lain. Namun, seringkali masing-masing dari aliran Agama tersebut berdebat tentang KeTuhanan, bahwa Tuhan merekalah yang paling benar. mungkin pembaca juga merasakan sensasi pertikaian dingin disekitar kita. semua kembali pada diri kita sendiri, bagaimana sikap kita untuk meyakini konsep keTuhanan yang sebenarnya. Tuhan adalah Sang Pencipta, semua itu kembali pada persoalan keyakinan dan kepercayaan yang kuat. konsep KeTuhanan adalah Konsep Spiritual. ada istilah yang mengatakan bahwa "JIKA INGIN MENGENAL TUHANMU, MAKA KENALILAH DIRIMU", sebenarnya semua itu mengacu pada renungan terhadap diri sendiri melalui meditasi terhadap konsep keTuhanan. Nabi Ibrahim yang awalnya menganggap bahwasanya Matahari adalah Tuhan, Bulan sebagai Tuhan, semua itu diawali dari proses meditasi (merenung) terhadap konsep keTuhanan. berfikir tentang alam semesta. orang-orang awam seringkali menggunakan dalil-dalil Agama sebagai acuan untuk memperkuat pendapat mereka tentang kebenaran yang mereka anggap benar, bahkan sampai digunakan menyerang Agama lain. sebenarnya semua itu adalah tindakan yang salah, terutama yang dilakukan oleh masyarakat Muslim yang ada saat ini. mengatas namakan dalil.

Mengenal Tuhan, haruslah diawali dari perenungan tentang alam semesta yang dilaksanakan melalui meditasi semacam Yoga atau jenis meditasi Zen. dalam Agama Islam ada Ayat yang mengatakan bahwa "Beruntunglah mereka orang-orang yang berakal". mereka yang mencari sejati diri mereka melalui proses berfikir yang mendalam sebagaimana saya jelaskan pada artikel sebelumnya tentang konsep KeTuhanan, namun hal tersebut hanya proses berfikir secara logika. sedangkan Mengenal Tuhan, tidak hanya berfikir secara logika, karena keGhoiban Tuhan tidak dapat dijangkau oleh mahluk-Nya. apapun Agama anda, jika anda yakin dan percaya, maka berusahalah untuk mematuhi apa yang diperintahkan dalam agama anda. tidak hanya Islam, Budha, Hindu, Kristen atau Katolik. semua sama saja, pada hakekatnya mereka menyembah Tuhan dengan cara mereka sendiri. semua orang berhak untuk berkomunikasi kepada Tuhannya sebagaimana mereka yakini, meskipun berbeda dengan cara umum, Tuhan pasti akan mendengar, karena Tuhan adalah Sang Pencipta, Sang Maha Kuasa. Semoga Anda tidak tersesat dari jalan-Nya.

segala proses untuk mengetahui jati diri, butuh kesabaran dan konsisten. jika anda adalah Muslim, maka berdiamlah diri di tempat yang tenang dan sunyi, dengan menyebutkan kalimat "Lailahailallah", temukan jati diri anda melalui keTauhidan tersebut. kenalilah jatio diri anda, jika anda ingin mengenal Tuhan. seperti kata Syekh Siti Jenar :"Manunggaling Kawula Gusti" yang artinya "Tuhan ada di hati", secara kosa kata, masyarakat awam akan berfikir bahwa beliau adalah sesat, mengaku dirinya Tuhan. bukan sedangkal itu, untuk memahami dan mencerna kata-kata dalam seperti itu. bahkan dalam suatu sembayang / sholat, juga terdapat kata-kata "Wajahtu, wajahiya", mungkin sedikit pengertian bahwasanya Tuhan lebih besar dari alam semesta ini, Tuhan lebih besar dari pikiran anda. lebih dalam dari hati anda. 

pada intinya, Semua agama itu tidak salah, juga tidak benar. karena kebenaran yang sejati hanyalah Tuhan yang tahu, dan sudah dijelaskan dalam utusan terakhirnya yaitu Muhammad Shallahu 'alaihi Wasallam. semua kembali pada anda,kenali diri anda jika anda ingin mengenal Tuhan.



~Spiritual Power is Religion Of God~

Jumat, 09 Maret 2012

Selembar Daun yang Kering

Assalamu'alaikum

Sahabat, ingatkah kita dengan QS.Ali Imron:104...???

Benar, ayat tersebut adalah ayat untuk berdakwah, seruan untuk mengajak manusia berbuat baik dan mencegah perbuatan munkar. namun, tidak sedikit manusia yg mengabaikan ayat tersebut. meskipun berdakwah hukumnya adalah fardhu khifayah namun, perlu kita ketahui bahwa Dakwah tetaplah kewajiban kita. sebagaimana sabda Rasulullah Shallahu 'alayhi wasallam :

Barang siapa di antara kalian melihat kemungkaran, hendaklah ia mengubahnya dengan tangannya. Jika tidak bisa melakukannya dengan tangannya, hendaklah ia mengubahnya dengan lisannya. Jika tidak bisa melakukannya dengan lisannya, hendaklah ia melakukan dengan hatinya. Itulah iman yang    paling lemah."[ HR.Muslim ]

sejatinya, ketika kita melihat sebuah kemunkaran, maka kewajiban kita untuk mencegahnya dengan melalui tangan (kekuasaan), bila kita bukanlah orang yg berwenang maka kita bisa mencegahnya dengan Lisan (nasehat), menasehatinya dg perkataan yang baik. namun, apabila kita terlalu takut dan malu untuk mencegahnya dg lisan (nasehat), maka kita bisa mencegahnya dg hati (prasangka), dengan mengingkari perbuatan tersebut dan mengutuk perbuatan maksiat tersebut dan tidak membenarkannya namun, itulah selemah-lemahnya iman.





Dakwah adalah hal yang sangat utama bahkan Rasulullah bersabda

Sesungguhnya pemimpin para syuhada' adalah hamzah abdul muntholib dan orang yang menyuruh berbuat baik kepada penguasa lalu penguasa itu membunuhnya [HR.Muslim]

Dengan demikian dakwah adalah hal yang utama, bahkan dalam Kekhilafahan (negara Islam), tidak boleh mengumandangkan Jihad penaklukan terhadap suatu wilayah melainkan sebelumnya ada tahapan dakwah lalu ditentang.

dakwah juga menjadi jalan bagi Rasulullah ketika Rasulullah berjuang menegakkan Islam, bukan dengan kekerasan namun dg dakwah tanpa kekerasan. oleh karena itu sahabat, kita tidak boleh bertindak semaunya ketika kita sedang menyampaikan kebenaran. kecuali ada pertentangan fisik, namun bila kita bisa bersabar maka bersabar itulah yg lebih baik.

Rasulullah tetap sabar dalam dakwahnya dan berpegang teguh pada tariqah-nya (metode)nya yaitu dakwah tanpa kekerasan. bahkan Rasulullah sampai diludah oleh kaum Qurais. dan tidak disangka, Rasulullah tidak membalasnya bahkan menjenguknya ketika kaum itu sedang sakit. Subhanallah, shalawat serta salam semoga tercurahkan untuk beliau pemimpin para Nabi.

Bila kita melihat Shirah Nabawiyah, kita menjumpai sahabat Yasir,'ammar bin yasir (anaknya) dan sumayyah (istrinya), disksa habis-habisan oleh kaum Qurais. bahkan sampai siksa yang sangat berat, namun ketika Rasulullah lewat didepan Sahabat Yasir dan keluarganya, Rasulullah tidak membantunya namun Rasulullah bersabda:" Bersabarlah, wahai keluarga yasir sesungguhnya yang dijanjikan oleh Allah itu surga."

Ketika mendengar berita tersebut, sahabat yasir semakin teguh keimanannya begitu juga dg istrinya.
kejadian ini membuktikan bahwa Dakwah sebelum tegaknya Daulah Khilafah, adalah tuntutan dakwah tanpa kekerasan. meskipun hujatan, serangan fisik bila bisa bersabar maka bersabar itu lebih baik.




Terkadang kita sering mengeluh dengan rintangan-rintangan dakwah, dan menganggap bahwa rintangan yang kita hadapi adalah beban yang tidak bisa dipinggul lagi. padahal, tidaklah jalan itu lurus dengan mulus, namun pasti ada kerikil-kerikil tajam yang menjadi penghambat jalan tersebut.

begitu juga dengan perjuangan Dakwah, pasti ada pertentangan karena sesuatu yg kita sampaikan tidak selamanya diterima pasti suatu saat akan ditolak, begitu juga sebaliknya tidak selamanya ditolak pasti suatu saat akan diterima. begitu juga pada masa Rasulullah.

tatkala menghadapi halangan keluarga, ayah,Ibu menentang kebenaran yang kita bawa, seharusnya kita tidak boleh menyerah namun justru kita harus semakin sabar dalam menyampaikannya secara pelan-pelan karena boleh jadi orang tua itu menolak kebenaran yg kita bawa karena mereka tidak tahu. dan kita wajib untuk menyampaikannya secara perlahan namun pasti. dan kita harus ingat bagaimana Sa'ad Bin Abi Waqqash ketika mendapat pertentangan Ibu kandungnya, Sa'ad tidak pudar namun justru semakin berpegang teguh meskipun Sa'ad sangat bersedih hati. tapi itulah perjuangan butuh pengorbanan dan Dakwah itu memang pahit karena Surga itu Manis.




Dakwah tidak membutuhkan kita, namun kita yg membutuhkan Dakwah. Allah tidak rugi bila kita berhenti berdakwah, dan tidak akan mengurangi eksistensi kebenaran, bahwasanya kebenaran itu pasti akan tegak. tergantung kita ingin menjadi penonton atau pemain dan bahkan ingin menjadi lawan.??

ketahuilah penonton hanyalah penonton, tidak akan pernah mendapat keuntungan dan tidak akan mendapatkan hadiah, sedangkan pemain pasti akan mendapat hadiah, dan Indah pasti ada masanya.
jangan berfikir jika tidak ada kita dakwah akan terhambat, justru ada ataupun tidak kita disana, Dakwah akan terus digencarkan.

Dakwah ibarat daun, dan dengan seiringnya waktu daun itu akan gugur dengan sendirinya dan Allah akan menumbuhkan Daun-daun baru yang segar. oleh karena itu, tidakkah kita ingin menjadi Daun yang berguna..?? atau ingin menjadi Daun yang tak berguna??

Oleh karena itu sahabat, jangan jadi yang biasa karena yang biasa sudah umum namun jadilah yang luar biasa karena yang luar biasa itulah yang istimewa.


~Dakwah itu Pahit karena Surga itu Manis~


Rabu, 07 Maret 2012

Bentengkan Hatimu dari Bisikan Jahat

Assalamu'alaikum

Sahabat, akhir-akhir ini seringkali terjadi kemaksiatan-kemaksiatan besar seperti perzinahan, pembunuhan, pemerkosaan dan ada yang lebih parah lagi. sering sekali kita menganggap bahwa dampak buruk terjadi karena ulah manusia-manusia yang tak bermoral. dan menganggap semua kesalahan condong pada sang pelaku kejahatan. hmmmm... benarkah??

sebenarnya jika kita telusuri, faktor pendorong untuk melakukan kejahatan ada dua yaitu :" rangsangan dari dalam dan dari luar. dan kita lebih fokus mempermasalahkan rangsangan dari dalam, seperti halnya seorang yang membunuh bukanlah karena faktor orang lain, melainkan faktor pendorong dari dalam, yang mana nalurinya seakan memanas sehingga dirinya tidak tahan untuk membendung nalurinya akhirnya berani melakukan pembunuhan. begitu juga dengan perzinahan. namun, tidakkah kita sadar bahwa masih ada rangsangan dari luar? dan rangsangan dari luar itulah yang sangat berpengaruh.

Memang, rangsangan dari dalam itu juga berfungsi namun yang paling dominan adalah rangsangan dari luar.
misalnya banyaknya terjadi perzinahan, itu bukan karena motivasi yang salah, melainkan ada rangsangan dari luar yang mendorong seseorang melakukan perzinahan, dan rangsangan dari luar itu berbentuk visual dan audio.
seperti halnya seringkali melihat kejadian-kejadian yang mendorong diri kita melakukan kemaksiatan.





seperti halnya sesosok bayi yang sangat imut, lugu betapa manis dan menggemaskan bila kita melihatnya. dengan seiringnya waktu si bayi terus mendapatkan rangsangan dari luar dengan sering menonton film gulat, film pembunuhan, ditambah melihat orang-orang disekitar yang sering bertengkar. sungguh, sebagian besar yang awalnya lugu akajn menjadi garang, keras, dan suka sekali berkelahi. banyak sekali fakta-fakta yang membuktikan salah satu kejahatan terdorong dari apa yang dia lihat dan siapa yang dia pergauli ( kumpuli), dari situ akan menjadikan persepsi yang salah akhirnya membuahkan pola sikap dan pola pikir yang negatif.

Padahal kata Rasul:" agamamu tergantung pada temanmu, apabila temanmu baik maka agamamu baik pula dan apabila temanmu buruk maka buruk pula agamamu."

sebenarnya, konsekuensinya apabila kita bisa merubah orang-orang disekitar kita maka tidak ada larangan untuk mendekati dan berkumpul dengan mereka. namun apabila kita tidak mempunyai kesanggupan, maka lebih baik kita menjauh dari orang-orang yang akan merusak aqidah kita.

begitu juga dengan pemerkosaan, Rangsangan paling dominan dari luar. meskipun ahlak sangat baik namun apabila An Nisaa' berpakaian minim ketika berjalan dan diketahui oleh para Ikhwan, maka begitu mudah nafsu mereka bangkit dan cenderung untuk melampiaskan kepada An Nisaa' yang dilihatnya tadi. Naudzubillahi mindzalik.

Oleh karena itu Allah berfirman tentang penutupan Aurat (Kerudung dan Jilbab), karena sebagai penjaga. dan itu memang benar, ketika di daerah saya  pernah ada sekelompok orang-orang yang berkumpul meminum Khamr, mereka melihat seorang wanita yang berpakaian Muslimah lewat didepannya. Wallahi, dengan mata saya sendiri saya melihat bahwasanya yang dilakukan segerombolan peminum Khamr itu tidaklah mereka mengganggunya (menyentuhnya) melainkan mereka justru menyapa An Nisaa' yang berpakaian Muslimah dengan mengucapkan "Assalamu'alaikum" meskipun mereka hanya berniat untuk menggodanya namun setidaknya mereka tidak menyentuh dan melakukan kejahatan terhadap An Nisaa' tersebut.

Sejatinya, kejahatan yang terjadi di Indonesia seperti Pembunuhan yang selalu aktif dalam masyarakat karena hampir setiap hari jika kita melihat di televisi, pastilah ada peristiwa pembunuhan yang berbagai ragam bingkai yang membalutnya, pemerkosaan, perzinahan yang semakin meningkat setiap tahunnya, dan aborsi yang semakin marak ditiap tahunnya. itu dikarenakan hukum yang kurang tegas. karena tidak ada aturan yang pas selain dari aturan sang pencipta, sebagaimana Hp Nokia. tidak akan cocok jika menggunakan aturan dari Hp lain misal (Sony Ereccson), dan bila dipaksakan akan rusak sama halnya dengan manusia. apabila menggunakan aturan dari manusia itu sendiri maka akan rusak. sebagaimana yang kita ketahui saat ini, negara yang berkembang bukan semakin baik justru semakin menuju ke dalam kebinasaan. (Semoga kembali pada jalan yang lurus).


Padahal Allah Berfirman:" ...Barangsiapa yang memutuskan perkara tidak berdasarkan apa yang diturunkan oleh Allah, maka mereka adalah orang-orang yang kafir." [QS.Al Maidah:44]


...Barangsiapa yang memutuskan perkara tidak berdasarkan apa yang diturunkan oleh Allah, maka mereka adalah orang-orang yang fasik." [QS.Al Maidah:45]

...Barangsiapa yang memutuskan perkara tidak berdasarkan apa yang diturunkan oleh Allah, maka mereka adalah orang-orang yang dzalim." [QS.Al Maidah:47]

dan juga Firman Allah menantang manusia tentang hukum siapakah yang jauh lebih baik? sebagaimana yang tertera pada QS.Al Maidah:50.

Apakah Hukum jahiliyah yang kamu kehendaki? dan hukum siapakah yang jauh lebih baik daripada hukum Allah. bagi orang-orang yang yakin? [QS.Al Maidah:50]

Tidak hanya kesalahan hukum, namun rangsangan dari luar juga mempengaruhi dengan ditontonkannya acara-acara yang membuat manusia cenderung menggunakan perasaannya dan nafsunya bukan dengan akal seperti sinetron-sinetron yang berlebihan (membuka aurat, pelukan, dan lain-lain), dan banyak acara-acara televisi yang bertentangan dengan Islam. jadi, wajar saja jika kemaksiatan itu terus bertambah karena kemaksiatan itu justru difasilitasi. seperti Kondomisasi. bukan semakin berkurang penyakit HIV/AIDS malah justru semakin mendorong remaja untuk berhubungan sex bebas, karena sudah difasilitasi dengan sponsor (lakukanlah sex dengan aman). Naudzubillahi Mindzalik."

Oleh karena itu saudaraku, kita harus bisa menjaga diri kita. tidak hanya dengan sentuhan-sentuhan rohani untuk memotivasi kita, namun kita juga menghindari rangsangan dari luar seperti menjaga aurat, pergaulan dan apa-apa yang menyebabkan dampak negatif.So... jadilah remaja Muslim sejati, PeDe aja jadi Muslim, jangan takut dicap sebagai Kuno namun berbanggalah karena menjadi Idaman surga, jangan takut dijauhi teman-teman namun berbanggalah dekat dengan Allah."

~Banggalah menjadi Muslim sejati yang enggak asal-asalan~

Sabtu, 03 Maret 2012

Bunga Metamorfosis

Assalamu'alaikum

Sahabat, terkadang banyak persoalan yang menginginkan perubahan. apalagi dikala kita menghadapi masalah yang sulit terselesaikan,
bahkan beberapa cara yang sama sudah dilakukan, namun kegagalan yang terbentang.
akhirnya hatipun bertanya-tanya tentang solusi untuk menyelesaikan persoalan tersebut, adakah benar solusi tersebut, kenapa setiap cara yang sama dilakukan pasti terbentang kegagalan?"

Ternyata permasalahannya adalah  kesalahan solusi, yang menggunakan penyelesaian yang sama. mungkin jika kita berfikir tidaklah seekor unta terjebak dalam lubang yang sama."


Dengan seiringnya waktu berjalan, hati terbuka untuk  mencari solusi yang bisa merubah segalanya. berfikir dan berfikir....

Namun, Solusi yang Shahih untuk memecahkan permasalahan adalah  dari pencipta itu sendiri. Ibarat Motor Yamaha, ketika mengalami kerusakan maka dibawalah motor yamaha tersebut ke deller Yamaha, tidak mungkin dibawa ke deller honda. begitu juga dengan kita, apabila kita mengalami suatu permasalahan maka harus dikembalikan pada pencipta kita. dan karena kita sudah menyatakan kebenaran itu ada pada Islam, maka kita harus mengembalikan permasalahan tersebut kepada Islam. karena Islam mengatur aspek seluruh kehidupan, dari masalah pribadi hingga masalah yang menyangkup segala aspek kehidupan.

Permasalahannya, siapkah seseorang menerima perubahan tersebut..???

Meskipun kebenaran telah nampak, namun belum tentu kebenaran itu diterima oleh hati.
sebagaimana perjuangan penegakkan Khilafah 'ala Min Hajj An Nubuwwah, yang mana perjuangan itu adalah merealisasikan janji Allah dan Kabar gembira dari Rasulullah Shallahu alayhi wasallam. namun, tidak sedikit orang yang menentang dan bahkan menghalangi perjuangan tersebut.




Meskipun perjuagannya sangat mulia, peduli kepada umat, namun umat belum tentu menerima kebaikan tersebut. oleh karena itulah sahabat, pelu adanya Metamorfosis (tahapan-tahapan) menuju perubahan.
Khilafah tidak akan tegak sebelum ummat itu siap ntuk menerima Khilafah, oleh karena itulah perlu adanya Dakwah (Ri'ayah Su'unnil Ummah), untuk mempersiapkan dan mengkondisikan ummat. sebagaimana Mush'ab Bin Umair mengkondisikan madinah. dan menjadikan titik sentral perjuangan dakwah.

Seseorang butuh prses untuk menerima kebenaran, seperti halnya wanita. 
Wanita tidak bisa dipaksakan untuk lurus sekaligus, melainkan ada tahapan-tahapan dan proses karena wanita seperti tulang rusuk. apabila diluruskan secara paksa maka akan patah.

Para wanita itu seperti Bunga,



Yang mekar setiap masanya, yang tumbuh secara tahapan-tahapan menuju keindahan....
begitu juga dengan kaum adam, kita tidak bisa memaksakan kehendak kita kepada orang lain.
melainkan dengan cara metamorfosis. sebagaimana Rasulullah mendakwahkan Islam, yang diperkuat adalah Aqidah Islam, dan memunculkan Aqidah Aqliyah yaitu Aqidah yang lahir melalui proses berfikir. sehingga keimanan para sahabat seperti halnya bangunan yang sangat kokoh dan seperti pohon yang memiliki akar yang menghujam kedalam tanah. diterpa angin sebesar mungkin, pohon itu tetap tegak dengan kokoh.
begitu juga dengan para sahabat.

Jadi, cara untuk menyelesaikan problematika adalah proses bukan seperti saat ini, yang mengatakan proses namun tidak sedikitpun melangkah kedepan. padahal Allah berfirman:"

...Sesungguhnya Allah tidak merubah nasib suatu kaum, sebelum kaum itu merubah nasibnya terlebih dahulu...[QS.Ar Rad:11]

Oleh karena itu sahabat, mekipun perubahan itu butuh proses layaknya seekor kupu-kupu yang mempunyai tahapan-tahapan tertentu sehingga menuju keindahan, namun hati tidak boleh terdiam dan langkah tidak boleh terjebak dalam angan-angan kosong. setidaknya ada sebersit niatan untuk merubah dan diikuti bagaimana cara untuk merubah.

~Jalan kegemilangan perlu tahapan-tahapan~