Pages

Assalamualaykum

Kuda Berlari

Photobucket

Rabu, 29 Februari 2012

Jangan Padamkan dengan Api

Assalamu'alaikum sahabat,

Terkadang masalah itu memang membuat kita pusing dan hancur, dan masalah diibaratkan seperti Api yang membakar. panas, sakit dan ingin sekali keluar dari masalah yang sangat panas.

Namun, terkadang pada saat kita hendak menyelesaikan masalah, justru kita menambahnya dengan masalah baru, akhirnya Api bukan semakin dipadamkan justru semakin berkoar-koar karena Api yang panas justru dipadamkan dengan Api yang panas juga.


Mungkin, kita berfikir bahwa masalah yang kita hadapi terlalu besar dan sulit diselesaikan, dan kita menganggap bahwa hanya dengan solusi yang kita anggap benar itulah satu-satunya cara untuk memecahkan problematika tersebut.

Tidak sedikit yang mengatakan:" Aku tidak kuat dengan cobaan ini"  atau "Wajar, saya tidak kuat dengan cobaaan ini sehingga saya melakukan cara ini"

Padahal Allah Berfirman:" Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya..... [QS.Al Baqarah: 286]

sahabat, mungkin kita beranggapan masalah yang kita hadapi terlalu besar dan beranggapan kita tidak sanggup untuk melaluinya, padahal kita belum melewati ujian tersebut. 



Sahabat, Masalah yang kita hadapi semua bisa terselesaikan hanya saja butuh kesabaran dan solusi yang tepat. Bukan terkait kita bisa melalui masalah tersebut, namun bagaimana cara kita menghadapi masalah tersebut. Tidak mungkin hutan belantara tidak mempunyai jalan, pastilah ada jalan.


Jika kita kembali mengingat kisah perjuangan Rasulullah dan para sahabatnya, bahwa cobaan yang mereka hadapi bukanlah cobaan biasa melainkan cobaan yang sangat berat bahkan butuh pengorbanan dan keabaran. hart`, jiwa, darah dan air mata menjadi persembahan dalam menghadapi ujian. namun, kenyataannya para sahabat justru bisa melalui ujian tersebut, bukan dengan cara yang diharamkan Allah. melainkan dengan cara yang ma'ruf.


Masalah tidak bisa dipadamkan dengan Api, namun masalah hanya bisa dipadamkan dengan Air yang jernih. 

suatu misal:" Seorang yang berbohong satu kali, pasti akan berbohong kedua kalinya karena untuk menutupi kebohongan yang pertama."   


So... kemaksiatan tidak mungkin bisa diselesaikan dengan kemaksiatan pula, dan kebohongan tidak bisa diselesaikan dengan kebohongan pula. maka dari itu jika kita telah melakukan kesalahan,,



Lebih baik kita menyesal atas perbuatan kita dan mengakui bahwa kita melakukan kesalahan, dengan begitu kita tidak terbayang-bayangi oleh masalah yang baru. karena masalah yang pertama sudah terselesaikan.

Jadikanlah Hari kemaren sebagai pelajaran hari ini untuk menjemput hari esok."

Rasulullah bersabda:" Barangsiapa yang hari ini sama dengan kemarin, dia telah merugi. Dan barangsiapa yang hari ini lebih baik dari kemarin, maka dia telah beruntung.

 Sahabat, apabila seorang telah melakukan kesalahan maka tidaklah seorang itu melakukan kesalahan yang sama, karena "Seekor Unta tidak akan terjebak dalam lubang yang sama"



~Jangan Padamkan Masalahmu dengan Masalah yang baru~
~Jangan Padamkan dengan Api~

~Gambattene~

Sabtu, 25 Februari 2012

Diatas Langit Masih Ada Langit

Assalamu'alaikum

Sahabat, pernahkah kita merasakan kalau kita sendiri yang paling bisa?
atau menganggap remeh orang lain?
tentu, tidak sedikit yang merasakan hal semacam ini. begitu juga dengan saya.
perasaan ini sering muncul dikala kita sudah merasa bisa dan kita bisa menguasai bidang yang kita pelajari.



Sebagian orang mengatakan bahwa :" Semakin tinggi ilmu seseorang maka semakin bertambah kesombongannya." dan fakta yang terjadi memang tidak sedikit yang terlena oleh keilmuan dan kepintaran,
banyak orang yang belajar, mendapatkan ilmu banyak namun karena banyaknya ilmu yang dikuasainya maka
hatinya juga terjerat oleh kesombongan.

Padahal Allah Berfirman :" Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung [QS.Al Israa':37]

jadi, ketika perasaan itu muncul yaitu perasaan bangga lagi perasaan sombong maka kita harus segera mengingat Allah, karena Kesombongan dan kemuliaan itu hanya milik Allah. kita harus selalu ingat bahwa kita adalah manusia dan "Diatas langit masih ada langit."  jadi masih ada orang yang jauh lebih pintar dari kita, oleh karena itu saudaraku marilah kita senantiasa tidak berbangga diri ketika kita sudah menguasai ilmu.
dan justru kita harus mengajari orang yang belum tahu, karena,

Rasulullah Shallahu alaihi wasallam Bersabda:" Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim.”
[HR. Ibnu Majah no. 224]

dan jika seandainya pada hari kiamat, tinta Para Ulama' dan Darah Para Syuhada' dikumpulkan dan ditimbang, maka lebih berat tinta para Ulama' [Tafsir Ad Durrul Manstur Juz 3 Hal.423]

Jadi, menuntut ilmu itu memang wajib tapi kalau sudah mendapatkan ilmu janganlah disimpan sendiri tapi bagi-bagikanlah pada orang awam, dan agar orang awam juga mengajari orang awam lainnya."





Seorang yang menuntut ilmu harus seperti padi, semakin tinggi ilmunya maka semakin merendah bukan semakin sombong. begitu juga dengan bidang yang lainnya, jika kita kuat maka jangan digunakan untuk mendzalimi kaum yang lemah namun harus melindungi kaum yang lemah, dan begitu seterusnya.

Diatas Langit ada langit
berbahagialah orang yang merendah disaat diatas

 

Minggu, 04 September 2011

Biarkanlah Pahit Menyertai


Seringkali kita salah memahami sebuah Kritikan, terkadang pula Kritikan itu kita anggap sebagai suatu penghinaan terhadap karya kita, Ketidak puasan terhadap karya kita dan bentuk negative-negative lainnya.
Suatu misal " seorang sedang membuat karya tulis berupa puisi, lalu ada seorang yang mengatakan:"
Karyamu kurang sempurna.... atau karyamu masih terlalu buruk...
Sungguh, benturan yg sangat keras telah menghantam hati kita, saat seorang sedang menilai buruk karya kita. dan kita tak bisa pungkiri bahwa kesakitan itu telah menyelimuti kita.....
dan membuat luka dalam hati kita, sehingga kita terkadang tidak bisa menerima kritikan tersebut...
dan... timbulah sifat dengki,..

Padahal, Kritikan itu laksana penyempurna terhadap suatu karya, bukan bentuk penghinaan atau pelecehan...
bagaimana kita tahu kekurangan karya kita bila tidak ada orang yang memberi tahu kita tentang kekurangan itu???
Bagaimana kita bisa menyempurnakan karya kita bila kita tidak tahu dimana kekurangan karya kita???

Memang benar, Kritikan rasanya pahit, namun pahitnya bukan pahit racun melainkan pahitnya sebuah Obat, yang namanya Obat itu bersifat menyembuhkan dan mengobati. walaupun rasanya pahit tapi itu baik bagi kesehatan kita, lain halnya dengan sebuah Manisan, apabila kita banyak memakan manisan maka akan berdampak sebuah penyakit....
Oleh karena itu sesuatu yang menyakitkan belum tentu buruk untuk masa depan, dan sesuatu yang menyenangkan juga belum tentu baik bagi masa depan. Sesuatu yang kita anggap menyenangkan kadang justru menyengsarakan, dan sesuatu yang kita anggap menyakitkan malah berdampak sebuah kebaikan bagi kita........

Lain halnya dengan "Pujian", kadang Pujian itu bisa menyemangati dan kadang pula Pujian juga bisa membuat pelaku menjadi sombong dan hasil karyanya tidak maksimal..... 
Yang pertama adalah Pujian yang dilarang sebagaimana sabda Rasulullah shallahu alayhi wa sallam:"


Rasulullah shallahu alayhi wsallam bersabda :" Berhati-hatilah dalam memuji (menyanjung-nyanjung), sesungguhnya itu adalah penyembelihan. [HR.Bukhari]
dan

Dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Janganlah kalian saling hasut, saling najsy ( memuji barang dagangan secara berlebihan), [HR.Muslim]

dan juga


Abu Bakar radiyallahu anhu berkata: Seorang lelaki  memuji orang lain di hadapan Nabi shallahu alyhi wassallam. maka beliau bersabda: Celaka kamu! Kamu telah memenggal leher temanmu, kamu telah memenggal leher temanmu! Beliau mengucapkannya berulang-ulang. Apabila seorang di antara kamu terpaksa harus memuji emannya, hendaklah ia berkata: Aku mengetahui kebaikan si Fulan namun Allah lebih mengetahui keadaannya, dan aku tidak memberikan kesaksian kepada siapa pun yang aku ketahui di hadapan Allah karena Allah lebih mengetahui keadaannya yang sebenarnya. [HR.Muslim No.5319]

 
Jadi yang dilarang adalah Pujian seorang manusia secara berlebihan terhadap kawannya...
Pujian boleh-boleh saja asalkan tidak berlebihan, hanya sekedar buat penyemangat saja."

Jadi... alangkah sebaiknya apabila kita mencari Kritikan dibandingkan mencari pujian karena

Rasulullah shallahu alayhi wasallam bersabda:" Barangsiapa mencari  pujian manusia dengan bermaksiat terhadap Allah maka orang-orang yang memujinya akan berbalik mencelanya. [Ibnu Hibban]

Biarkanlah Kritikan yang pahit itu menyertai kita, karena Kritikan itulah jalan meraih kesuksesan yg sempurna, telanlah Obat itu meskipun pahit karena Kesembuhan yang diberikan Allah itu tergantung Ikhtiar (usaha) kita,

Untuk apa kita dipuji-puji apabila karya kita tetap seperti itu dan tidak ada perubahan,??
yang nantinya akan membuat bosan semua Orang......
Lebih baik kita di kritik walaupun pahit, tapi karya kita tetap baru dan sempurna.. InshaAllah
Wallahu'alam Bi ash-Syawab

~Berhagialah di kritik~
~Sedihlah dipuji~

Jumat, 22 Juli 2011

Istiqomah

Kesuksesan dan keberhasilan tidak hanya diraih oleh orang-orang tertentu seperti banyaknya harta,
kuatnya fisik, pintarnya strategi, dan segala macam kelebihan."
Namun, Kesuksesan itu dapat diraih dengan cara TEKUN (Istiqomah), tak pernah mengenal kata "menyerah"
ketika menghadapi kegagalan, maka seketika bangkit dan mencoba lagi, gagal lagi mencoba lagi..."
Jika gagal 2 kali, maka bangkitlah 3 kali, bila gagal 5 kali, maka bangkitlah 6 kali...."
Jangan menyerah dalam usaha kita, jikalau memang kita menghadapi kerikil-kerikil tajam di jalan kita,
maka bersabarlah dan cobalah untuk kuat dan istiqomah dalam langkah....."

Rasulullah telah menyampaikan pesannya yang tak pernah kita lupakan yaitu:" 
Amalan-amalan yang paling disukai Allah ialah amalan yang lestari (langgeng atau Berkesinambungan) meskipun sedikit. (HR. Bukhari)

Kita bisa menengok cerita "Kolonel Harlans Sanders", beliau berjuang Demi resep ayam KFC, 
beliau mengalami kegagalan sampai 1007 Kali, namun Kolonel Harlands, tak pernah mengatakan lelah,
dia telah menunjukkan bahwasannya dia Bersungguh-sungguh....
Maka dengan izin Allah azza wa jalla, Kolonel Harlands berhasil dalam Usahanya yang ke-1008 kali.
Resepnya diterima oleh Dunia....."
Atau

Kita lihat Cerita Muhammad Al Fatih sang Pembebas Konstantinopel."
Dalam Sebuah Hadits Diriwayatkan:"Abu Qubail Menuturkan dari Abdullah Bin Amr Bin Ash," Suatu ketika Kami sedang menulis Di sisi Rasulullah shallahu alayhi wasallam, Tiba-Tiba beliau Ditanya:" Manakah yang dikalahkan terlebih dahulu Konstantinopel atau Romawi?" lalu beliau menjawab:" Kota Heraklius-lah yang terkalahkan dahulu" maksudnya adalah Konstantinopel.
"[HR.Ahmad,Ad-Darimi,Al-Hakim]

Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.” [H.R. Ahmad bin Hambal Al-Musnad 4/335]

Dengan Bisyarah Nabawiyyah, Para Pejuang-Pejuang Islam ingin mewujudkan kabar gembira dari Nabi tersebut akan Pembebasan Konstantinopel, Dari Muawiyah Bin Sufyan Pada Tahun 668 M, Berjuang untuk mewujudkan kabar gembira dari Nabi namun Allah belum menghendaki, lalu Abu Ayyub Radiyallahu anhu,  bahkan sampai ke Sultan Murad I yaitu Ayahanda Muhammad Al Fatih, mereka tidak mengatakan: ya sudahlah, itu hanya angan-angan kosong, kita sdah mencoba puluhan cara bahkan ribuan cara namun tak berhasil.' TIDAK." Mereka terus berupaya hingga sampai ke Muhammad Al Fatih berjuang mati-matian, Selain beliau adalah Kholifah yang tangguh beliau juga tidak pernah meninggalkan Shalat Rawatibnya dan beliau menguasasi 7 Bahasa..."

 Sungguh bahwa keberhasilan itu dapat dicapai dengan Istiqomah dalam Langkah..."
Dan jangan menyerah saat menemui kegagalan, mengertilah bahwasanya kegagalan merupakan pembelajaran,
belajar dari kegagalan untuk menuju kesuksesan yang jauh lebih sempurna tanpa mengulangi kesalahan yang sudah berlalu karena:" Seorang Mukmin tidak akan terjebak dalam Lubang yang sama..."

Rasulullah Bersabda:"...Kejarlah apa yang kamu sukai, janganlah kamu bersikap lemah dan mintalah pertolongan pada Allah.." [HR.Muslim] 

Kita seringkali melihat seorang lebih pintar dari kita, tanpa kita melihat usaha yang dilakukannya.."
Kita seiring waktu mengatakan:" Itu sudah Takdir.." 
Adakah begitu?? mari kita coba melihat usaha yang dilakukannya.."
Pastilah dia juga berusaha keras untuk meraih Impiannya...."
Dengan Istiqomah....."

Muhammad Al Fatih tidak pernah menyerah berusaha dan berjuang untuk mewujudkan Bisyarah Nabawiyah
Tentang Penaklukan Konstantinopel, Maka Bagaimana dengan Bisyarah Nabawiyah tentang datangnya Khilafah...????
Akankah usaha kita seperti Muhammad Al Fatih...???

Percayalah, Janji Allah pasti benar
Kabar Gembira Dari Rasul selalu kita ingat terus, lalu kita Berkomitment..."
Bahwasanya kita akan mewujudkannya....."

Percayalah, Tidak ada Harapan yang terwujud melainkan dengan kekuatan keyakinan..
Yaitu keyakinan akan sesuatu yang benar....."
Lalu Istiqomahlah dengan keyakinan itu......"

....Tsumma Khilafah 'ala Min Hajj An-Nubuwwah, Tsumma Tsakata.' [HR.Ahmad]

Berjalanlah.....dengan Istiqomah walaupun Pelan.yang nantinya akan sampai ditempat Tujuan."
Daripada berlari lalu istirahat ditengah Jalan...kecapekan akhirnya tak sampai ditempat Tujuan."

Lebih baik berani melangkah walaupun Gagal daripada tak berani melangkah sama sekali...."

Tunjukkan bahwa kamu Luar biasa, Kamu Istimewa dan Kamu Pasti Bisa..!
~NEVER GIVE UP~

Jumat, 08 Juli 2011

Melangkah



Saudaraku, Dilain kesempatan kita telah membahas "Berani Bermimpi" bahwasanya Orang yang sukses
harus berani bermimpi atau Harus memiliki Impian....." sekarang kita akan membahas "Berani Melangkah"
Saudaraku, Jika kita sudah mempunyai pemikiran tentang sesuatu maka kita harus mengamalkannya, karena Rasulullah Juga Bersabda:" Ilmu tanpa amal seperti Pohon yang tak berbuah.."[HR.Muslim]

Fiqrah (Metode pemikiran/Konsep) tanpa Tariqah (Metode pelaksanaan/ Amal) maka akan menjadi sebuah angan-angan kosong, tanpa ada perwujudan nyata dan akan terjebak dengan Idealisme
Saudaraku, Sebenarnya modal pemenang itu hanya 2 yaitu :" D N A (Dream N Action), Impian dan Action (Tindakan), Mimpinya satu kali, tapi (Actionnya) tindakannya berkali-kali,
Sebenarnya apa sih perbedaan Manusia dan Komputer? padahal sejatinya Manusia lebih Canggih daripada Komputer, apakah anda ingin tahu alasannya??"
Karena... Komputer mempunyai Tombol 'ENTER", jadi ketika Klik 'ENTER" Langsung Action (Tindakan), Klik..Langsung Tindakan.....Tapi, Jika manusia mana ada Tombol 'ENTER", yang ada Tombol 'ENTAR", Maksudnya ENTAR dulu, ENTAR dech, ENTAR dech... Makannya tidak langsung Action Tidak langsung mengerjakan.....


 Oleh Karena itu, menyikapi Kemalasan ini perlu ditanamkan keberanian dan kegigihan.....
Keberanian untuk Bertindak..Keberanian untuk melangkah.... kegigihan untuk terus bertindak..."
Sesungguhnya pesan Rasulullah shallahu alayhi wa sallam adalah pesan yang seharusnya kita contoh... yang seharusnya kita amalkan, kita lakukan, yaitu:
" Perbuatan yang Disukai oleh Allah, adalah Perbuatan yang Istiqomah walaupun kecil."

Jika kita tidak mencoba bagaimana kita tahu hasilnya..???
beranilah melangkah....... beranilah mencoba...."
Setiap Pilihan pasti beresiko, maka pilihlah resiko yang terbaik.."
Walaupun kita mencoba menghindar dari Resiko, maka sesungguhnya kita telah mencoba mendekati Resiko yang lain, karena setiap pilihan, setiap sesuatu pasti beresiko."

Saudaraku, Untuk mencapai Seribu Langkah, haruslah menempuh satu Langkah....
Dan membutuhkan keberanian untuk melangkah, beranilah melangkah......
Dan berfikirlah Positive, berfikirlah:" jalan yang akan anda raih adalah jalan keberhasilan...
langkah awal yang anda injak adalah langkah awal menuju kemenangan..."
berfikirlah bahwa teman-teman anda, keluarga anda, seseorang yang dekat dengan anda juga mendukung
 usaha anda, juga mendukung dan menyemangati anda untuk melangkah dari satu Tangga....."
Rasulullah bersabda:" ....Raihlah apa yang kamu sukai dan Janganlah kamu bersikap lemah, dan mintalah pertolongan pada Allah.."[HR.Muslim]


Beranilah bermimpi lalu beranilah melangkah...Istiqomahlah dengan langkah anda.....
Cintailah jalan yang anda Pijak, Fokus dengan Langkah anda....."
yang terakhir berkatalah:"
"Aku Luar Biasa, Aku Istimewa, Aku Pasti Bisa.."

Percayalah tidak ada yang tidak Mungkin bagi Allah  sebagaimana Firman-Nya:"
Sesungguhnya perkataan Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami hanya mengatakan kepadanya: " Kun (jadilah)", Fayakun (maka jadilah ia.) [QS.An Nahl:40]

Maka dari itu saudaraku, marilah kita berusaha terus melangkah tanpa lelah.....
sampai kemenangan itu datang, sampai kita mencapai langkah yang terakhir yaitu Tujuan kita."
Yakinlah, bahwa Allah akan membantu anda asalkan anda melangkah pada jalan yang halal."
Demi Allah, tidak ada jalan yang Hina melainkan jalan yang bathil yaitu pekerjaan yang Haram..."

Mulailah dari sekarang, melangkah tunjukan bahwa anda tidak menekan Tombol 'ENTAR",
Karena setiap menit, setiap detik yang telah berlalu tidak akan kembali sampai hari kiamat.."
Dream N Action

Katakanlah:"
Aku Luar Biasa,Aku stimewa, Aku Pasti Bisa

Kamis, 07 Juli 2011

Keberhasilan


Terkadang Kita salah mengartikan Arti kesuksesan dalam hidup ini, dengan mengkait-kaitkan sesatu untuk menjadikan Kesuksesan itu Terhalang oleh sesuatu yang bisa kita sebut "Penjara Mental."
Ada beberapa Alasan  untuk menghalangi kesuksesan, antara Lain:"

1.Faktor Keturunan

Apakah Orang yang mempunyai keturunan Garis miskin (rendah) lalu masa depannya menjadi suram atau jauh dari kesuksesan???
Atau Jika Mempunyai Keturunan Tinggi (Orang kaya) lalu Dijamin masa depannya menjadi sukses atau dekat dengan kesuksesan..????
Belum Tentu......"

Mungkin anda kenal  "kisah Seichiro Honda", iya benar beliau adalah Penemu Honda" yang saat ini mungkin produknya sedang dipakai anda,, ketahuilah beliau bukan Orang kaya sebelumnya, diapun nilainya juga selalu jelek di sekolahnya., beliau bukan keturunan Orang Kaya, bahkan beliau adalah Tukang Kacung, (Pembantu), seorang yang bekerja menimang bayi, Ternyata Keturunan tidak menjadi alasan untuk meraih keberhasilan.'' faktanya Seichiro Honda Bukan dari golongan atau keturunan keatas,.... Jadi Tidak ada alasan Keturunan untuk mencapai keberhasilan...
Golongan keatas, Golongan menengah, Golongan kebawah semua sama.' bisa mencapai kesuksesan.."
Semua bisa mencapai kesuksesan..."

2.Faktor Usia 

 Apakah kemudian usia menjadi alasan juga? dengan mengatakan: saya sudah tua, jadi jauh dari kesuksesan dan saya sudah terlambat." Apakah jikalau sudah tua, lalu ,masa depan telah suram..??? 
Belum Tentu

Mungkin anda pernah mendengar nama"Kolonel Sanders" Iya anda benar, beliau adalah penemu Resep KFC (Kentucky Fried Chicken), mungkin saat ini resepnya pernah anda makan, ya, kita sering memakan ayam goreng milik KFC yang terkenal sangat nikmat sekali..." Tapi, apakah beliau memulai Usahanya sejak Dini..???
oh...Tidak bisa. beliau lahir tanggal 9 September 1890, dan memulai usahanya pada Tahun 65 Tahun."
setelah Ditolak 1007 dan baru Diterima ke-1008 kali, setelah menawarkan resepnya ke berbagai negeri.." Dan sejak itu beliau sangat terkenal dan bahkan resepnya dipakai oleh banyak negeri, termasuk Indonesia , beliau tidak menyerah, namun optimis, biarpun kegagalan itu sudah sampai ribuan kali namun beliau bukan orang yang menyerah..'
Jadi Tidak ada alasan usia untuk penghalang mencapai keberhasilan...."
Muda, Tua semua sama saja, bisa meraih keberhasilan...." 
Pemenang bukanlah orang yang tidak pernah gagal, melainkan mereka tidak pernah menyerah.

3.Faktor Fisik

Apakah karena tubuh ini mempunyai kelemahan fisik, atau kecacatan lalu kesuksesan jauh dari kita..??? Belum Tentu

Kita mungkin kenal dengan "Team Hoyt" iya benar Team Hoyt adalah Sang Juara, Team Hoyt adalah sepasang ayah dan anak yg menjadi satu team dalam segala lomba olah raga dimasanya.."
Dick Hoyt seorang pensiunan Letnan Kolonel Air National Guard yang bekerja di Boston College.Ia mempunyai anak yang bernama Rick Hoyt, Tapi anaknya mempunyai kelemahan Fisik yaitu 'kelumpuhan Otak"sejak lahir, Dokter sempat memberikan solusi pada Ayah Rick, untuk membuangnya.. namun sang ayah tidak mau, karena terlalu sayang pada anaknya.." Team hoyt telah mengikuti 958 kompetisi, diantaranya 224 kompetisi triathlon (6 kompetisi bergengsi), 20 duathlons, 65 maraton, dan 25 boston maraton. Mereka telah melakukan perjalanan mengelilingi amerika dengan bersepeda dengan jarak 3.735 mil, yang ditempuh dalam waktu 45 hari....
Jadi Tidak ada alasan bahwa fisik adalah penghalang dari kesuksesan... dan banyak lagi cerita lain.."

Kesuksesan itu adalah dari anda, saya dan siapa saja yang mengerti  arti kesuksesan....
Rasulullah Bersabda:" Bersemangatlah untuk meraih apa yang bermanfaat bagimu, mintalah pertolongan kepada Allah, dan jangan bersikap lemah [HR.Muslim]

Untuk mencapai 1000 Langkah harus mencoba satu Langkah.... dan Untuk mencoba satu Langkah beranilah Mencoba.... Jika anda gagal 1 kali maka bangkitlah 2 kali, Bila anda gagal 10 kali maka bangkitlah 11 kali."
Ingatlah, Allah berfirman:"...Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah Nasib suatu Kaum , sebelum kaum itu mengubah nasibnya sendiri terlebih dahulu..." [QS.Ar Rad:11]

 Ingatlah, Berawal dari Imimpian..... Karena Keberhasilan itu tidak datang dengan tiba-tiba harus diawali dari Mimpi, lalu Fokuskan Mimpi anda... dan Cintailah Mimpi anda...beranilah melangkah...."

Allah Berfirman:" Janganlah kamu Bersikap Lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman. 
[QS.Ali Imron:139]

Perangilah musuh anda, musuh anda bukan penjara dari Luar namun penjara dari Dalam yang kita sebut sebagai Penjara Mental..."

sekarang Tulis dalam kertas anda.... Penjara-Penjara Mental yang membelnggu anda.."
seperti: Keraguan, dan berbagai macam penjara-penjara mental anda...
Tulislah penjara mental yg membuat anda Down....."
Lalu, Coret-Coretlah...Kertas Itu.... dengan mengatakan:" 
Aku Benci Kamu....Aku Benci Kamu..!!
Jika sudah maka Buanglah Kertas itu, Lalu gantilah dengan semangat optimis Diri..."
Hancurkan Penjara Mental anda...."

Saya Yakin Anda Pasti Bisa
Jangan Pernah Menyerah.....

Kamis, 30 Juni 2011

Diam Berarti Kalah?


Terkadang kita sangka diam itu berarti tidak apa-apa, tidak menyebabkan apa-apa karena tidak melakukan apa-apa, diam itu tidak merugikan siapa saja, dan tidak menguntungkan siapa saja, tidak membawa mudhorot dan tidak juga membawa kemanfaatan, tidak membawa dosa dan tidak pula membawa pahala.
 
Rasulullah shallahu alayhi wasallam bersabda:" Barangsiapa banyak bicara maka banyak pula salahnya dan barangsiapa banyak salah maka banyak pula dosanya, dan barangsiapa banyak dosanya maka api neraka lebih utama baginya. [HR.Ath-Thabrani]Akhirnya kita memilih diam, karena apabila kita banyak bicara maka banyak pula kesalahannya, kita lupa bahwasanya Raslullah shallahu alayhi wa sallam juga bersabda:"  Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah berbicara yang baik-baik atau diam.[HR.Bukhari] 
Jadi sebelum Rasulullah memerintahkan kita berdiam, sebelumnya Rasulullah memerintahkan berbicara yaitu berbicara tentang kebaikan yang membawa kemanfaatan, bukan berbicara tanpa ujung yang membawa kemudhorodtan."

Apakah benar Benar, Diam itu tidak membawa apa-apa,dan  tidak menyebabkan apa-apa karena tidak melakukan apa-apa, diam itu tidak merugikan siapa saja, dan tidak menguntungkan siapa saja, tidak membawa mudhorot dan tidak juga membawa kemanfaatan, tidak membawa dosa dan tidak pula membawa pahala.????
 
 Saya akan mengibaratkan seseorang yang mendaki gunung."
 
Ada 3 Tipe seorang yang mendaki gunung, yang pertama adalah orang yang mendaki tanpa lelah terus ke atas, yang ke dua adalah orang yang berkemah, tipe ke-2 (berkemah) ini adalah seorang yang mendaki gunung lalu beristirahat ditengah perjalanan karena tahu bahwa beratnya rintangan yang dia hadapi, dan yang ke-3 adalah orang yang diam. dibawah tidak ikut mendaki gunung namun menunggu temannya yang mendaki, dan menunggu kabar dari temannya. "Akhirnya ketika tipe -1 yaitu sang pendaki yang berhasil mendaki gunung, tanpa menyerah dia bisa mencapai puncak kemenangan...
yaitu mencapai puncak pegunungan, dia tahu betapa indahnya bila dunia dilihat dari atas, dia menikmati keindahan pemandangan yang luar biasa setelah berusaha keras, menghadapi berbagai halangan dalam perjalanan, dia merasakan nikmatnya kemenangan diatas..." Namun tipe-2 yaitu (berkemah), masih istirahat tidak tahu nikmat dan belum merasakan nikmat kemenangan yang dirasakan sang pendaki tipe-1. bagaimana dengan tipe-3..?? ya, tipe-3 masih dibawah menunggu kabar dari temannya yaitu sang pendaki tipe-1. dengan berteriak-teriak, ingin tahu bagaimana nikmatnya bagaimana indahnya..." Tentu saja tipe ke-3 (diam) tidak akan merasakan nikmatnya pemandangan walaupun diberitahu bahwa pemandangan itu indah." seperti orang yang memakan Gula, dia tahu betapa manisnya gula itu dan dia bisa merasakan nikmatnya, namun orang yang melihatnya hanya bisa berkata itu nikmat tanpa bisa merasakan nikmat......"
 
Jika kita mengetahui cerita diatas, kita tahu bahwa diam itu bukan sesuatu yang tidak membawa apa-apa, namun diam itu adalah sesuatu yang membawa kerugian..'
karena diam itu menyia-nyiakan kesempatan yang seharusnya kita rasakan, malah kita tidak merasakan."

ini seperti kehidupan kita, Orang yang memperjuangkan Islam adalah tipe-1, ketika berhasil dan pasti Allah tidak akan menyia-nyiakannya karena 
Allah Berfirman:" Mereka bergirang hati dengan nikmat dan karunia yang yang besar dari Allah, dan bahwa Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman. [QS.Ali Imron:171]
Jika Kemenangan Islam itu datang, niscaya dia akan merasakan nikmatnya kemenangan setelah susah payah bersaha dalam memperjuangankan Islam, bila dia mati sebelum kemenangan dia juga tidak akan merugi karena Allah akan tetap memberikan Pahala kepadanya..."
sedangkan Tipe ke -2 (berkemah) adalah tipe orang yang awalnya berjuang namun menyerah pada tengah perjalanan karena merasa lelah dengan perjuangan ini, kemudian merasa cukup dengan pahala yang diberikan oleh Allah, sedangkan tipe ke-3  adalah orang yang tidak mau berjuang di Jalan Allah, serta menunggu kabar keberhasilan dari temannya.

Atau Dalam kehidupan ini seperti berada di tengah-tengah sungai yang mengalirkan Arus yang deras



Jika kita diam di tengah-tengah arus, maka kita pasti akan terseret arus dan.... kita terombang-ambing oleh derasnya arus sungai artinya apabila kita diam saja dalam kehidupan ini, maka kita otomatis akan mengikuti zaman, tentang remaja yang membuka aurat karena trend maka akan mengikutinya.... akhirnya..?? terombang-ambing dalam kehidupan Jahiliyah (Sekulerisme), Naudzubillahi Mindzalik
 
Namun,apabila kita bergegas melawan arus, lalu berpegang pada suatu pohon atau batu..niscaya kita tidak akan terombang-ambing dalam derasnya arus sungai..artinya adalah.. Apabila kita melawan arus zaman, kita tidak mengikuti zaman, dan segera berpegang teguh pada Al Quran dan As Sunnah, maka kita tidak akan terombang-ambing pada kehidupan jahiliyah..namun kita tetap pada kemuliaan Islam..''
sebagaimana Hadits Rasulullah bahwasanya beliau bersabda:'' Aku tinggalkan untuk kalian dua perkara. Kalian tidak akan sesat selama berpegangan dengannya, yaitu Kitabullah (Al Qur'an) dan sunnah Rasulullah Shallahu alayhi wasallam (Al Hadits). [HR.Muslim]"
 
Pada saat kita terdiam, mereka (Musuh-Musuh Islam), sedang merencanakan sesatu untuk menghancurkan kita, dengan Fashion, TV, hiburan, Dll.'  agar Aqidah Umat Islam hancur, mengikuti arus kehidupan Jahiliyah sekulerisme ini.....
jadi, apabila kita diam.. maka berarti kita telah membiarkan kekalahan itu datang pada kita...
maka, Masihkah kita beranggapan Diam itu Tidak membawa apa-apa..???

Bila Berkata kebaikan (berjuang) lebih baik..
mengapa kita terdiam..???